Parasocial Interaction/Interaksi Parasosial (PSI)

parasocial-interaction

Portal IndieGo – Terdapat satu waktu dari kalian pasti pernah merasakan masalah ini. Apalagi, ketika kalian sedang bermain media sosial seperti Facebook, Instagram dan lainnya. Ya, sesuai judulnya, yaitu Parasocial Interaction atau dalam bahasa Indonesia (serapan) adalah Interaksi Parasosial. Disingkat PSI.

Nah, apakah itu PSI? Sebelum masuk ke dalam itu, disini saya tidak akan menjelaskannya secara mendetail karena saya bukan psikolog. Meskipun saya berkeinginan menjadi psikoloh hanya saja  belum kesampaian.

Lanjut apakah itu PSI? Jadi PSI itu adalah akronim dari kata Parasocial dengan Interaction, yang mana masing-masing memiliki definisinya sendiri. Saya jelaskan satu-satu. Mulai dari Parasocial hingga contoh praktiknya di dunia nyata.

Dimulai dari parasocial. Apakah itu? Gampangnya kalau ditranslasikan ke dalam Bahasa Indonesia, serapannya adalah parasosial. Ya, tidak ada terjemahan lainnya (karena saya cari tidak ketemu). Karena parasosial dalam Bahasa Indonesia itu juga merupakan sebuah akronim kata. Dari kata para dan juga sosial.

Kata ‘para’ sendiri, kalau menurut definisi saya, ya. Itu memiliki arti semu. Bukan para yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mengacu kepada kelompok. Ya, mungkin ini masih menjadi asumsi saya saja untuk kata ‘para‘ sebagai semu. Karena, beberapa kata yang saya temukan yang menjelaskan tentang ilusi/kesemuan itu pasti ada kata itu. Dan saya tidak bisa bilang kalau itu benar semu. Karena kata di bahasa Inggris itu lebih banyak dari bahasa Indonesia.

Oke lanjut, sosial pasti kalian sudah tahu. Sosial itu merupakan sesuatu yang berhubungan dengan kemasyarakatan. Makanya Sosiologi mengajarkan tentang manusia di masyarakat.

Jadi sudah jelas, bukan secara etimologi kata-katanya. Ya, Interaksi Sosial Yang Semu. Parasocial Interaction merupakan istilah yang merujuk relasi antara audiens dengan pelaku media massa yaitu artis, selebritis dan lainnya. Yang dimana, si audiens ini menganggap bahwa dia mengenal baik dan merasa seperti memiliki hubungan khusus dengan para pelaku media massa. Namun hal sebaliknya terjadi di pelaku media massa.

Contoh Kejadian Parasocial Interaction

Karena mungkin penjelasan agak terlalu ribet. Apalagi, saya berputar-putar pada enam paragraf pertama. Lanjut. Contohnya, sebut saja ada seorang audiens yang bernama Stanley dan pelaku media massa, seniman di Tumblr bermana Scott.

Jadi, keseharian Scott adalah sebagai seniman yang bisa menggambar ala pop dan horror kosmisme seperti Andy Warhol dan H.P. Lovecraft. Setiap hari, ketika dia selesai menggambar secara digital, dia konver dan simpan ke dalam fail-nya yang mana kemudian dia unggah ke Tumblr dengan beberapa kata-kata. Scott memiliki beberapa teman baik yang sering berbicara kepadanya via telegram atau aplikasi pengirim pesan lainnya. Namanya Leone.

Tiga menit setelah Scott selesai mengunggah gambarnya, Leone mengomentari gambar pada pos Scott dengan tulisan, “wah, bagus sekali gambarmu, Scott. Kali ini kau menggambar Cthulhu menggunakan sempak waria bergambarkan pisang. Hahaha.” Seperti itu. Kemudian dibalas oleh Scott, “Heh, jangan menghina. Itu seni.”, “Ya siapa yang menghina?” Dan percakapan antara mereka secara digital terus berlanjut.

Beberapa jam kemudian, Stanley melihat gambar Scott muncul di linimasanya. Wow, batin dia. Posisi saat itu, Stanley dan Scott baru berteman selama beberapa hari lewat platform digital. Stanley menyukai gambar Scott dan beberapa kali mengomentarinya.

Setelah Stanley membaca ratusan komentar dari Scott yang membalas komentar Leone yang ramah. Stanley berpikir, “wah, ternyata si Scott ini friendly sekali.” Kemudian Stanley membalas komentar Leone juga dengan maksud mengikuti pembicaraan mereka namun, Stanley mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan hati. Ya, dia diabaikan sedangkan Leone dan Scott masih asik berbicara sendiri.

Hari berikutnya pun begitu, Stanley mencoba ikutan berakrab ria dengan Scott namun Scott mengabaikan dia terus, sesekali ada membalas namun singkat. Sampai disini, Stanley mulai berpikir jika Scott ini istilahnya sok jual mahal atau sombong.

Nah, itulah yang kurang lebih bisa disebut sebagai Parasocial Interaction. Di mana letaknya? Ya saat si Stanley menganggap bahwa Scott adalah elit, dia sudah masuk ke dalam lingkaran PSI. Scott tidak salah karena dia tidak terlalu kenal dengan Stanley, mengapa dia bersikap munafik dengan akrab dengan Stanley seperti halnya dia akrab dengan Leone?

Simpulan

Jadi, pada intinya adalah, audiens memiliki keinginan untuk menjalin hubungan sosial yang seperti keluarga dengan pelaku media massa. Padahal antara audiens dan pelaku media massa secara sosial tidak memiliki hubungan apa-apa selain pengikut dengan selebritis, tidak lebih dari itu.

Untuk itu, kalian yang pernah mendapatkan perlakuan ini jangan sedih. Ya, bukan tanpa alasan dia mengabaikan kalian atau hal lainnya. Melainkan, itu merupakan tindak perlindungan diri karena tidak mungkin, bukan, baru kenal lima hari kok sudah seperti akrab 10 tahun.

Ya intinya seperti itu, saya tidak bisa penutupan.

Sumber;

Alinea

Ejournal

KBBI